Friday, February 19, 2016

Serba-serbi Madrasah : SCHOOL CONTEST


Untuk  pertama kalinya MAN Kandat ikut serta memeriahkan School Contest yang diselenggarakan oleh radar Kediri. Anggota cakrawala dari ekstra seni rupa ingin menunjukan bakat mereka , dan dengan adanya School Contest ini mempermudah mereka untuk menunjukan bakat dan kebolehan mereka dalam bidang seni rupa 3D. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anggota cakrawala itu sendiri, karena dapat menambah pengalaman mereka.

            Tema yang ditentukan oleh radar Kediri adalah” Keselarasan Dalam Perbedaan’’, namun MAN Kandat mengambil tema “Berbeda Bukan Berarti Tidak Sama”. Perbedaan bisa menyatukan anggota cakrawala ini.Dengan perbedaan mereka dapat berkarya menurut kreatifitas masing-masing. Perbedaan membuat mereka saling bekerja sama untuk menjadikan kekurangan itu sebagai keistimewaan tersendiri bagi mereka. 

Dalam hal ini para relawan atau anggota dari ekstra cakrawala MAN Kandat sangat bersemangat untuk mengikuti kontes ini. Kekompakan dapat terlihat jelas dalam proses pembuatan madding 3D ini. Tekad yang kuat menjadikan mereka sosok yang berbeda. Kekreatifitas mereka diuji disini, diteliti, sabar  yang mereka  jalani dengan sungguh –sungguh. 

Tekad yang kuat menjadikan mereka sosok yang berbeda. Kekreatifitas mereka diuji disini, diteliti, sabar  yang mereka  jalani dengan sungguh –sungguh.     


           Dalam proses pembuatan madding ini, banyak sekali kesulitan yang mereka lewati. Karena baru pertama kali mereka mencoba mengikuti School Contest ini. Serta bahan-bahan yang kurang memenuhi dan melengkapinya. Jangka waktu yang lama juga membuat mereka harus meninggalkan pelajaran demi menyelesaikan acara spesial ini. Butuh waktu 2-3 minggu lamanya untuk menuntaskan tugas ini.
   

LIPUTAN UTAMA : Kembali Lahirnya Jurnalis MAN Kandat



Hai sahabat MEDISKA, kita bakalan ngasih kalian informasi mengenai jurnalis. Sebenarnya kepala sekolah kita sudah lama ingin mendirikan tim jurnalis, tetapi harapannya belum terwujud, sebab belum memiliki seorang Pembina yang professional.

Tetapi tahun ini ekstra jurnalis dapat dibangun perlahan-lahan. “saya mendorong penuh bahkan nanti akan mensuport sekuat-kuatnya agar tahun ini sudah terbentuk tim jurnalis. Tinggal kreasinya, isinya, tim kreatifnya itu harus jalan “jelas pak Hari selaku kepala sekolah MAN Kandat”. 


Beliau juga berharap pada MILAD ke-7 nanti bisa tidak bisa, mampu tidak mampu harus tercipta yang namanya majalah atau buletin yang pertama kali dibuat oleh MAN Kandat.


Sahabat MEDISKA, tau nggak sebelum lahirnya buletin ini dulu pernah ada loo,, yang namanya MALINDA NEWS, tau nggak ? Menurut kepala sekolah “MALINDA NEWS itu hanya terdiri dari satu group saja yang saya tahu produknya hanya berupa saling komunikasi. Didalam MALINDA NEWS hanya bentuknya secara tertulis seperti madding dan itu hanya sekali tampil , kemudian selesai. Saya hanya mendorong ada baiknya dikumpulkan menjadi semacam buletin” .

        Sahabat MEDISKA, niih kita mau memberitahu kalian soal kebiasaanorang  Indonesia, penasaran ? memang tidak semua orang bisa  dan mampumelakukan kegiatan tulis-menulis. Kegiatan  tulis menulis adalah kegiatan kreatif yang harus dimiliki orang-orang yang serius dibidang tulis menulis. Kenapa siih orang yang suka dibidang tulis menulis itu sedikit?Karena dia tidak nyaman dengan hal yang berbau tulis menulis.Orang Indonesia senang mendengar dan melihat (audio dan visual).Tapi tidak suka mendengar sesuatu yang berbau ilmu pengetahuan.Orang Indonesia senang melihat hiburan (maaf kalau ada yang merasa tersinggung). Bahasa lisan itu mudah tetapi bahasa tulisan itu yang susah, contohnya penceramah dan penulis.

Tau tidak pekerjaan jurnalis apa? Nih kami kasi tau
“jurnalis adalah human realision,dan tempat publikasi” Tutur kepala sekolah.


Didalam penerbitan lengkap pastinya suatu jurnalis akan menampilkan profil, cerpen, komik, artikel, TTS, puisi, membaca dan menulis, kreasi membaca, dan foto-foto kegiatan. Apasih  harapan kepala sekolah untuk MEDISKA? Pengen tahu tidak? Nih kami kasi tahu,harapan kepala sekolah adalah bisa menghasilkan produk, ada budaya suka menulis yang dituangkan dalam karya yang akan diterbitkan, anak-anak dapat terpacu dalam kompetisi menyampaikan pendapat dan uneg-uneg dalam tulisannya.
Selain harapan, ada juga pesan-pesan untuk MEDISKA yaitu anggota jurnalis harus berjuang dengan keras, dapat berkreasi asalkan tidak keluar dari koridor madrasah, kreativitas tidak boleh dihentikan, jadikan tradisi serta jangan takut salah untuk mengembangkan kreatifitas.
Sekian ya sahabat, semoga bermanfaat…. By: Umi & Ika